Senin, 24 Juni 2013

Rasanya satu tahun ini berjalan begitu cepat. Ketika aku menatap kamu dan dengan cepat perasaanku berubah menjadi aneh. Sepanjang hari setelah melihat sosokmu, keingin tau an ku tentang kamu sangat dalam, mencari tau dan akhirnya kita berkenalan, sering bercerita dan sering kali juga username kamu memenuhi mention di akun twitterku, sering kali juga pesan singat mu memenuhi kotak inbox ku, 'selamat pagi' 'selamat tidur' selalu kamu ucapkan melaui pesan singkat padaku.Kamu hadir membawa banyak perubahan dalam hari-hariku. Hitam dan putih menjadi lebih berwarna ketika kamu mengisi ruang-ruang yang kosong dihatiku. Tak ada percakapan yang biasa, seakan semua terasa begitu ajaib dan luar biasa. Entahlah, perasaan ini tumbuh melebihi batas yang ku tau.

Aku menjadi takut kehilangan kamu, ada yang hilang ketika tubuhmu tak berada disampingku. Seakan kamu mengendalikan otak dan hatiku, banyak sebab yang tak kumengerti sedikitpun, aku sulit jauh darimu. Aku membutuhkan kamu seperti aku membutuhkan udara, napasku tercekat ketika kamu tak ada lagi untukku. Salahkah bila kamu selalu kunomorsatukan?

Tapi... entah mengapa sikapmu tak sama dengan sikapku, perhatianmu tak sedalam perhatianku, tatapan matamu tak setajam tatapan mataku. Apa ada yang salah dengan aku dan kamu? Apa kamu tak merasakan hal yang sama seperti apa yang aku rasakan?

Kamu mungkin belum terlalu paham dengan perasaanku, karena kamu memang tidak pernah memikirkanku. Berdosakah aku jika seringkali menjatuhkan air mata untukmu? Aku selalu merasa kehilangan kamu, dan kamu selalu pergi tanpa meminta izin. Ha? meminta izin? Memang aku ini siapa? Kekasihmu? Bodoh! Hadir dalam mimpi mu saja aku sangat bahagia apalagi memilikimu seutuhnya. Mungkinkah? Bisakah?

Lihatlah aku yang hanya bisa terdiam dan membisu, pandanglah aku yang selalu tulus mencintaimu namun kau hempaskan dengan begitu bulus. Sebegitu tidak pentingnya kah aku di matamu? Apakah aku hanya sebuah persimpangan jalan yang selalu kau abaikan juga kau tinggalkan?

Aku tak bisa berbicara banyak tentang cinta dan tentang semuanya yang telah terjadi. Aku tak bisa berbicara tentang rindu, jika berkali-kali kau ciptakan jarak yang semakin jauh. Aku tak bisa apa-apa, aku hanya bisa memandangimu dan membawa namamu dalam setiap percakapan panjangku dengan Tuhan.

Apakah aku tak pantas bahagia bersamamu? Terlalu banyak pertanyaan. Aku muak sendiri. Aku mencintai kamu yang tidak mencintai aku, aku mengagumi kamu yang tidak paham rasa kagum itu.

Aku bukan siapa-siapa dimatamu dan tak akan pernah menjadi siapa-siapa. Sebenarnya dimanakah kau letakkan hati yang telah kuletakkan untukmu? Tapi, kamu pasti enggan menjawab dan tak mau tau soal perasaanku. Siapakah yang telah beruntung memiliki hatimu?

Mungkin... semuanya memang salahku. Yang begitu cepat menganggap semuanya berubah sesuai keinginanku, yang bermimpi bisa menjadikanmu lebih dari teman. Salahkah jika perasaanku tumbuh melebihi batas kewajaran? Aku mencintaimu tidak hanya sebagai teman, namun sebagai orang yang begitu bernilai dalam hidupku.

Namun, semuanya jauh dari harapku selama ini. Mungkin, aku terlalu banyak berharap. Aku tak menyadari posisiku dan letakmu yang sungguh jauh dari genggaman tangan. Akulah yang bersalah.

Tenanglah, aku sudah terbiasa tersakiti, terutama yang sebabnya soal kamu. Mungkin kamu tak menyadari aku berbohong jika aku bisa melupakanmu.


dari seseorang yang kehabisan cara membuktikan rasa cintanya,
Maula Salsabilla
Dulu kamu bilang kan waktu aku curhat masalah move on, kamu bilang
"Tenangin hati kamu dulu,cari banyak kegiatan dan sibukkan diri kamu, insyaallah pasti bisa move on"
Aku selalu inget kata-kata kamu pas aku bener-bener merasa aku harus mundur dan move on dari kamu. Tapi, aku ga bisa bohong kalo emang aku bener-bener sayang kamu. Mau sampai berbusa mulut ini tu bilang move on aku bakalan ga bisa. Bukanya nyerah sebelum nyoba, at least aku udah nyoba move on bahkan setiap hari aku selalu nyoba tapi aku capek, capek dalam arti aku capek harus nata semangat buat maju atau mundur. Intinya, I'm bad decision. Aku ga tau harus gimana, dan sekarang emang aku udah bener-bener kehilangan kamu tanpa alasan yang ga jelas banget. Absurd, aku ga paham.
Sekarang, aku cuma bisa berdoa biar semua bakalan kayak dulu. Biar kita sedeket dulu, se nyaman dulu dan yang dulu-dulu itu yang kamu selalu bikin aku senyum. I miss the really old you.
Good Night, sleep well. Love You:')

Sabtu, 22 Juni 2013

“We are dying from over-thinking. We are slowly killing ourselves by thinking about everything. Think. Think. Think. You can never trust the human mind. It’s a death trap.”
—  Anthony Hopkins   
"Aku tak menghitung hari atau waktu. Sebab menunggu bukan soal berapa lama, atau seberapa kuat, tapi ini soal seberapa mampu."

pict

you're not mine
there are times where i don’t feel quite as lonely, and then i remember..you’re not mine.


Jumat, 21 Juni 2013

Apapun yang kamu lakukan, yang kamu bilang ke aku selalu worth it dan berarti banget.
You mean a lot for me and you've touched my heart with the different way. Simple as that.



















and I really miss how close we were,
the long and deep conversations that we've done everynight.
and now, i lose you, i hope for the hopeless

Sabtu, 15 Juni 2013

pict

-Maybe, I am scared because you mean more for me than anyone else. 
  Maybe I am scared because you touched my heart in a way that no one has ever done